Kebakaran Pabrik Smelter Nikel di Sangasanga, Akhmed Reza Fachlevi : Komisi IV Akan Sidak Kelapangan

tujuhbelas.id, SAMARINDA – Kebakaran besar yang terjadi pada fasilitas pengolahan dan pemurnian (smelter) nikel yang berada di Kelurahan Pendingin, Kecamatan Sanga-Sanga, Kutai Kartanegara mendapat perhatian serius dari Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Akhmed Reza Fachlevi.

Politisi muda Gerindra ini sangat prihatin atas musibah yang terjadi pada Rabu (11/10/2023) kemarin sekitar pukul 17.00 Wita, berdasarkan informasi ada dua tenaga kerja asing (TKA) yang mengalami luka bakar hingga saat ini masih kritis dan satu korban lagi meninggal dunia.

Bacaan Lainnya

“Saya sangat prihatin atas musibah tersebut dan juga menyampaikan rasa duka yang mendalam kepada korban kecelakaan kerja dan korban meninggal dunia, kami di Komisi IV DPRD akan melakukan sidak ke lapangan. Kami akan ke lapangan bersama dinas tenaga kerja dan hasilnya akan kami rapatkan bersama dinas terkait nantinya,” ungkap Akhmed Reza Fachlevi.

Reza sapaan akrabnya juga meminta pihak perusahaan dapat bertanggung jawab atas kejadian tersebut. Dia juga meminta dinas terkait untuk segera mengambil langkah-langkah yang diperlukan.

“Kami meminta kepada dinas terkait laporan investigasi atas kejadian kebakaran kemarin dan segera mengambil langkah atas kejadian ini, dan kami juga berharap pihak perusahaan dapat bertanggung jawab atas kejadian ini, ” imbuhnya.

Ia menambahkan, peristiwa ini bukan kejadian pertama yang melibatkan PT Kalimantan Ferro Industry (KFI). Sebelumnya, pada 8 Juli 2023 lalu, seorang pekerja tewas dalam proyek pembangunan smelter nikel di lokasi yang sama. Kecelakaan tragis ini terekam dalam video yang beredar di kalangan pekerja, mengundang pertanyaan tentang Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di perusahaan tersebut.

“Karena sudah ada dua kejadian seperti ini. Apakah ini human error atau faktor lainnya, maka kita akan segera sidak kelapangan,” tutupnya.((alb/kn1/rhi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *