Warga Teluk Pandan Sangatta Padati Operasi Pasar Disperindagkop UKM Kaltim

Kegiatan operasi pasar di Kantor Kecamatan Teluk Pandan yang dilaksanakan Disperindagkop UKM Kaltim

tujuhbelas.id, KUTAI TIMUR – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) sukses menggelar operasi pasar di Kecamatan Teluk Pandan, Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Kegiatan ini berlangsung dipusatkan di halaman Kantor Kecamatan Teluk Pandan, mulai pukul 08.30 hingga 13.30 WITA, Rabu (27/8/2025).

Operasi pasar ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok penting (bapokting) bagi masyarakat. Menurut Pengadministrasian Akses Pasar Disperindagkop Kaltim, Gusti Musahhadah, komoditas utama yang disediakan terdiri dari dua jenis beras: 10 ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dari Bulog, serta 5 ton beras non-SPHP yang didatangkan langsung oleh pihak dinas.

Bacaan Lainnya

Antusiasme warga sangat tinggi sejak pagi hari. Dalam waktu kurang dari lima jam, 3 ton beras SPHP dan 1,5 ton beras non-SPHP langsung habis terjual. Komoditas lain seperti minyak goreng, gula pasir, dan telur ayam juga menjadi incaran warga.

“Yang paling diburu tetap beras, gula, dan minyak. Di Teluk Pandan hari ini, stok habis dalam waktu singkat. Ini menandakan kebutuhan warga akan bapokting masih sangat tinggi,” ujar Gusti Musahhadah.

Seluruh barang dijual dalam bentuk satuan dan tanpa persyaratan administratif. Warga cukup datang dan membeli langsung, tanpa perlu membawa KTP maupun kartu keluarga. Namun, untuk komoditas beras SPHP, pembelian dibatasi maksimal dua sak (10 kg) per konsumen agar distribusi merata dan semua warga bisa mendapatkan bagian.

Harga yang ditawarkan dalam operasi pasar ini jauh lebih murah dibanding harga pasar. Beras SPHP dijual seharga Rp60 ribu per 5 kg, sedangkan beras non-SPHP dijual Rp77 ribu. Sebagai perbandingan, harga pasar untuk jenis beras serupa diketahui mencapai Rp90 ribu per 5 kg, sehingga selisih harga ini dinilai sangat membantu masyarakat.

Salah satu warga Teluk Pandan, Ibu Siti Aminah, mengaku sangat terbantu dengan adanya operasi pasar ini.

“Harga beras di pasar sudah mulai naik, jadi waktu dengar ada operasi pasar, saya langsung datang pagi-pagi. Alhamdulillah bisa dapat beras dan minyak dengan harga lebih murah,” katanya sambil mengangkat dua kantong belanjaannya.

Senada dengan itu, Junaidi, warga setemat menyampaikan harapannya agar kegiatan seperti ini bisa rutin dilakukan. “Kalau bisa sebulan sekali, bagus sekali. Kami masyarakat kecil sangat terbantu. Apalagi sekarang harga kebutuhan pokok makin tidak menentu,” pintanya.

Total transaksi yang tercatat selama kegiatan mencapai Rp 57.910.400, mencerminkan tingginya daya beli dan kebutuhan masyarakat terhadap komoditas pokok. Disperindagkop UKM Kaltim berencana melanjutkan kegiatan serupa di kecamatan lain sebagai bagian dari program rutin stabilisasi harga dan distribusi pangan. (adv/dppkukmkaltim/tb1)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *