Dispora Kukar Libatkan Komunitas dalam Perencanaan Kawasan Penunjang Olahraga

tujuhbelas.id, KUTAI KARTANEGARA – Pembangunan skatepark di kawasan Jembatan Repo-Repo, Tenggarong, menjadi bukti nyata kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dengan komunitas olahraga ekstrem lokal. Fasilitas ini tidak hanya mendukung pembinaan olahraga masyarakat, tetapi juga sejalan dengan Program Stimulus Komunitas Kreatif dalam 17 program strategis Kukar Idaman Terbaik yang dicanangkan Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri.

Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, mengatakan bahwa sejak tahap awal, pihaknya dilibatkan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar untuk memberikan masukan teknis terkait desain dan kebutuhan lapangan. Lebih jauh, Dispora juga menggandeng komunitas yang selama ini berlatih di kawasan Repo-Repo agar rancangan skatepark benar-benar sesuai dengan kebutuhan pengguna.

Bacaan Lainnya

“Skatepark ini bagian dari pembinaan olahraga masyarakat, khususnya olahraga rekreasi dan tantangan. Saat perencanaan awal, kami dilibatkan oleh Dinas PU dan juga melibatkan kawan-kawan komunitas di jembatan Repo-Repo,” ujarnya, Rabu (12/11/2025).

Menurut Aji, pelibatan komunitas menjadi langkah penting agar pembangunan tidak sekadar memenuhi fungsi fisik, tetapi juga mampu menjadi wadah ekspresi, kreativitas, dan kegiatan positif bagi generasi muda Kukar.

“Kami ingin masukan dari mereka sebagai user. Harapan kami, apa yang menjadi titik penting dalam area skatepark ini bisa terakomodasi,” jelasnya.

Dari hasil diskusi tersebut, desain skatepark disiapkan untuk menampung sedikitnya empat jenis olahraga ekstrem seperti skateboard, BMX, dan olahraga tantangan lainnya. Dengan begitu, satu kawasan bisa menjadi pusat aktivitas bagi berbagai komunitas kreatif dan olahraga.

“Alhamdulillah, teman-teman PU mendengar apa yang kami sampaikan. Jadi areanya bisa menampung banyak cabang olahraga, dan desainnya sudah menyesuaikan kebutuhan komunitas,” tambahnya.

Meski begitu, ia mengakui masih ada sejumlah catatan teknis dari komunitas, terutama terkait tinggi dan lebar lintasan yang perlu disesuaikan agar lebih aman dan nyaman digunakan.

Saat ini, skatepark tersebut masih dalam tahap penyelesaian pembangunan oleh Dinas PU. Dispora Kukar terus memantau prosesnya dan siap berkolaborasi dalam tahap akhir sebelum diserahterimakan.

“Setelah pelaksanaannya rampung, kami akan berkolaborasi lagi untuk memastikan kelayakan dan pengelolaannya,” ujarnya.

Ke depan, rencananya pengelolaan skatepark tersebut akan berada di bawah koordinasi Dinas Pariwisata Kukar agar kawasan Pujasera dan sekitarnya bisa berkembang menjadi pusat aktivitas rekreasi masyarakat sekaligus destinasi wisata olahraga baru di Tenggarong. (tb/rhi).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *