tujuhbelas.id, SAMARINDA – Suasana pagi di halaman Galeri UKM Etam Nusantara, Jumat (17/10/2025), mendadak ramai dan penuh semangat. Ratusan warga Samarinda berbondong-bondong datang sejak pukul 07.30 WITA untuk berburu kebutuhan pokok dengan harga miring dalam gelaran Pasar Murah Barang Kebutuhan Pokok yang diinisiasi oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Timur (DPPKUKM Kaltim).
Kegiatan ini bukan sekadar pasar biasa. Di balik tumpukan beras, gula, dan minyak goreng yang dijual dengan harga bersubsidi, tersimpan misi besar: menjaga stabilitas harga, mengendalikan inflasi, dan memperkuat ekonomi lokal. Antusiasme warga terlihat dari total transaksi yang menembus angka Rp 92.300.000, bukti nyata bahwa program ini sangat dibutuhkan dan diapresiasi masyarakat.
Tak hanya melibatkan pemerintah, pasar murah ini juga menggandeng BUMD, BUMN, dan distributor bahan pokok. Kolaborasi ini menjadi contoh sinergi yang efektif antara sektor publik dan swasta dalam menghadapi tantangan ekonomi.
Menurut Desy Yuliani, Analis Perdagangan Ahli Muda DPPKUKM Kaltim, kegiatan ini adalah bagian dari strategi rutin pengendalian inflasi daerah.
“Pasar murah ini adalah bentuk nyata kepedulian pemerintah. Kami ingin masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan pokok tanpa terbebani oleh fluktuasi harga,” ujar Desy.
Lebih dari sekadar transaksi, kegiatan ini juga menjadi panggung bagi pelaku UMKM untuk tampil dan berkembang. Galeri UKM Etam Nusantara, tempat berlangsungnya acara, bukan hanya lokasi strategis, tapi juga simbol komitmen DPPKUKM Kaltim dalam memajukan produk lokal.
Heni Purwaningsih, Kepala DPPKUKM Kaltim, menegaskan bahwa galeri ini dibangun sebagai etalase produk unggulan dari 10 kabupaten/kota di Kaltim.
“Kami ingin produk-produk lokal dikenal luas, baik oleh masyarakat Kaltim maupun wisatawan dari luar daerah. Galeri ini adalah jendela UMKM menuju pasar yang lebih besar,” jelas Heni.
Dengan adanya kegiatan seperti ini, DPPKUKM Kaltim tidak hanya membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga memperkuat fondasi ekonomi daerah melalui dukungan nyata terhadap UMKM. Pasar murah ini menjadi momentum penting dalam membangun ketahanan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan berbasis kolaborasi. (adv/dppkukmkaltim/tb1/rhi)






