tujuhbelas.id, KUTAI BARAT – Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 3 Sendawar menggelar serangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-16 yang jatuh pada Rabu, 24 September 2025. Acara ini berlangsung meriah di lingkungan sekolah yang berlokasi di Jalan Pelajar RT.9, Kampung Ngenyan Asa, Kecamatan Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat.
Peringatan HUT tahun ini tidak hanya diisi dengan acara seremonial dan pemotongan tumpeng, tetapi juga dirangkai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara SMKN 3 Sendawar dan PT Pamapersada Nusantara (PAMA), serta peresmian Lembo Pama Bumi Dharma “Munaan Tanau Bajiq Pakaga Sendawar”, serta Pengisian Trucer Study 2025, untuk lulusan tahun 2024.
Tracer study pendidikan vokasi, selanjutnya disebut tracer study, merupakan survei untuk mengetahui aktivitas kebekerjaan (bekerja, wirausaha dan melanjutkan pendidikan), keselarasan, dan kepuasan dunia kerja terhadap lulusan pendidikan vokasi setelah satu tahun lulus dari satuan pendidikan vokasi.
Ketua panitia kegiatan, Janrianto, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan harapannya agar momentum ini menjadi langkah awal untuk peningkatan mutu dan daya saing sekolah.
“Saya berpesan agar SMKN 3 Sendawar terus berbenah ke arah yang lebih baik dan mengikuti perkembangan teknologi. Saat ini jumlah peserta didik sudah mencapai 400 anak, dan kualitas pendidikan harus terus ditingkatkan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala SMKN 3 Sendawar, Hj. Hayani, S.Pd., M.Pd., mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan sekolah, terutama kepada PT Pamapersada Nusantara.
“Terima kasih atas kepercayaan dan kemitraan yang dibangun melalui MoU ini. Semoga kolaborasi ini dapat memberikan manfaat nyata bagi peserta didik dalam menghadapi dunia kerja,” kata Hayani.
Perwakilan dari PT PAMA, Mike Harlus Stansyah, selaku Dept. Head HCGS PT Pamapersada Nusantara, turut memberikan apresiasi atas keseriusan SMKN 3 Sendawar dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul.
“Kami menyambut baik kerja sama ini. Kehadiran SMK di Kutai Barat menjadi bukti komitmen daerah dalam menyiapkan tenaga kerja yang relevan dan siap pakai,” ungkapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Mikael N., S.Pd., M.Pd., selaku Kasubag TU Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV Kalimantan Timur, menegaskan pentingnya sinergi antara seluruh pihak untuk mewujudkan visi pendidikan nasional.
“Misi sekolah akan tercapai jika semua stakeholders saling mendukung—baik itu orang tua, siswa, guru, pemerintah daerah, maupun pihak swasta. Bersama kita wujudkan generasi emas 2045,” tegasnya.
Perayaan HUT ke-16 SMKN 3 Sendawar menjadi momentum penting dalam penguatan sinergi antara dunia pendidikan dan dunia industri, sebagai langkah nyata menuju pendidikan vokasi yang unggul dan berdaya saing di era global.(ar/tb1/rhi)






