tujuhbelas.id, KUTAI KARTANEGARA – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 122 Desa Kerta Buana mulai berfokus pada pengerjaan infrastruktur pertanian yakni pembuatan jembatan. Pembangunan yang dilakukan oleh Satgas TMMD 122 ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan para petani.
Pembanguan jembatan yang dilakukan diantaranya Jembatan sepanjang 4 meter dan lebar 4 yang menghubungkan ke area persawahan kelompok tani Sida Karya dengan luas lahan 24 Hektar.
“Pembuatan jembatan di kawasan persawahan tersebut untuk mempermudah warga petani pada saat bercocok tanam padi tiba karena selama ini para petani harus memutari anak sungai untuk sampai ke lokasi,” jelas Babinssa Kert Buana, Serka Mustofa. Sabtu (5/10/2024).
Dengan adanya pembuatan jembatan ini, diharapkan bisa membantu warga dalam hal pengangkutan bibit padi, pupuk akan lebih mudah dan cepat ke lokasi sehingga dapat menghemat waktu dalam pengerjaannya. “Hasil pertanian akan lebih mudah dipasarkan sehingga dapat meningkatkan pendapatan petani,” tambahnya.
Pengerjaan jembatan di lakukan bersama warga masyarakat yang bertujuan untuk memperkuat sinergi antara TNI dan rakyat, sehingga memiliki tanggung jawab dan rasa memiliki terhadap hasil pembangunan jembatan tersebut.
I Ketut Wirya selaku ketua kelompok Tani (Poktan) Sida Karya menyampaikan rasa terima kasih kepada TNI atas dibuatnya jembatan ini. “Dengan adanya jembatan ini nantinya dapat meningkatkan kesejahteraan serta mengurangi kesulitan yang selama ini kami hadapi dalam bertani,” ucapnya.
Kodim 0906 Kutai Kartanegara melalui program TMMD kali ini diharapkan bisa menjadi langkah awal untuk memperkuat ketahanan pangan yang ada di wilayah Desa Kerta Buana.(*/kn1/rhi)






