Sekolah Rakyat Kukar Direncanakan Berdiri di Loa Ipuh Darat, Lahan Seluas 8,5 Hektare Disiapkan

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kukar, Yuliandris Suherdiman

kukarnews.id, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus mematangkan rencana pembangunan Sekolah Rakyat sebagai lembaga pendidikan berbasis asrama (boarding school) bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Salah satu lokasi yang telah disiapkan berada di Kelurahan Loa Ipuh Darat, Kecamatan Tenggarong, dengan lahan seluas sekitar 8,5 hektare.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kukar, Yuliandris Suherdiman, menjelaskan bahwa proses administrasi lahan saat ini tengah berproses menuju sertifikasi. Pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pertanahan Kukar agar dokumen kepemilikan tanah dapat segera diselesaikan sesuai ketentuan.

“Tadi saya sudah berkoordinasi dengan Kabid dari Dinas Pertanahan, Pak Saleh, yang akan segera melaporkan kepada Pak Sekda. Rencananya, lahan di Kelurahan Loa Ipuh Darat ini akan disertifikasi dalam waktu dekat,” ujarnya, Rabu (12/11/2025).

Ia menambahkan, sertifikasi lahan menjadi syarat utama sebelum pembangunan dimulai, sesuai dengan ketentuan pemerintah pusat yang mewajibkan lahan berstatus clear and clean.

“Pusat meminta agar lahan yang digunakan benar-benar clear and clean. Surat-suratnya sudah ada, tinggal menunggu proses sertifikasi agar statusnya resmi,” jelasnya.

Jika seluruh proses administrasi berjalan lancar, Dinsos Kukar menargetkan pembangunan Sekolah Rakyat dapat dimulai pada tahun 2026.

“Mudah-mudahan tahun 2026 pembangunan Sekolah Rakyat sudah bisa dimulai di Loa Ipuh Darat, di wilayah Puteri Kerta Negara,” ujarnya optimistis.

Yuliandris menjelaskan, kawasan Sekolah Rakyat akan menjadi satu kesatuan kompleks pendidikan terpadu yang mencakup jenjang SD, SMP, dan SMA.

“Lahan yang disiapkan cukup luas, sekitar 8,5 hektare, dan akan dibangun untuk satuan pendidikan lengkap, mulai SD, SMP, hingga SMA,” tambahnya.

Keberadaan Sekolah Rakyat ini juga terintegrasi dengan Program Subsidi Biaya Penunjang Sekolah dan Beasiswa, salah satu dari 17 program strategis Kukar Idaman Terbaik yang digagas oleh Bupati Kukar Aulia Rahman Basri. Program ini berfokus pada pemerataan akses pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Dengan konsep terpadu dan berbasis asrama, Sekolah Rakyat diharapkan menjadi solusi nyata bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk mendapatkan pendidikan layak sekaligus pemenuhan gizi di lingkungan yang terjamin.

“Dengan hadirnya Sekolah Rakyat ini, kita berharap tidak ada lagi anak-anak Kukar yang putus sekolah karena alasan ekonomi,” tutup Yuliandris. (adv/prokomkukar/zal/rhi).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *